Selasa, 18 Januari 2011

Inilah 5 Manfaat Menjadi Donor Darah

Simbiosis mutualisme. Itulah yang akan kita rasakan jika kita melakukan donor darah, sebab setiap tetes darah yang kita sumbangkan tidak hanya dapat memberikan kesempatan hidup bagi yang menerima tetapi juga memberikan manfaat kesehatan bagi pendonornya.

Anggapan yang menyatakan mendonorkan darah bisa membuat kita menjadi lemas adalah salah. Saat kita mendonorkan darah, maka tubuh akan bereaksi langsung dengan membuat penggantinya.

Jadi, kita tidak akan mengalami kekurangan darah. Selain membuat tubuh memproduksi darah-darah baru, ada lima manfaat kesehatan lain yang bisa kita rasakan.


1. Menjaga kesehatan jantung

Tingginya kadar zat besi dalam darah akan membuat seseorang menjadi lebih rentan terhadap penyakit jantung. Zat besi yang berlebihan di dalam darah bisa menyebabkan oksidasi kolesterol.

Produk oksidasi tersebut akan menumpuk pada dinding arteri dan ini sama dengan memperbesar peluang terkena serangan jantung dan stroke. Saat kita rutin mendonorkan darah maka jumlah zat besi dalam darah bisa lebih stabil. Ini artinya menurunkan risiko penyakit jantung.


2. Meningkatkan produksi sel darah merah

Donor darah juga akan membantu tubuh mengurangi jumlah sel darah merah dalam darah. Tak perlu panik dengan berkurangnya sel darah merah, karena sumsum tulang belakang akan segera mengisi ulang sel darah merah yang telah hilang.

Hasilnya, sebagai pendonor kita akan mendapatkan pasokan darah baru setiap kali kita mendonorkan darah. Oleh karena itu, donor darah menjadi langkah yang baik untuk menstimulasi pembuatan darah baru.


3. Membantu penurunan berat tubuh

Menjadi donor darah adalah salah satu metode diet dan pembakaran kalori yang ampuh. Sebab dengan memberikan sekitar 450 ml darah, akan membantu proses pembakaran kalori kira-kira 650. Itu adalah jumlah kalori yang banyak untuk membuat pinggang kita ramping.


4. Mendapatkan kesehatan psikologis

Menyumbangkan hal yang tidak ternilai harganya kepada yang membutuhkan akan membuat kita merasakan kepuasan psikologis. Sebuah penelitian menemukan, orang usia lanjut yang rutin menjadi pendonor darah akan merasakan tetap berenergi dan bugar.


5. Mendeteksi penyakit serius

Setiap kali kita ingin mendonorkan darah, prosedur standarnya adalah darah kita akan diperiksa dari berbagai macam penyakit seperti HIV, hepatitis B, hepatitis C, sifilis, dan malaria.

Bagi yang menerima donor darah, ini adalah informasi penting untuk mengantisipasi penularan penyakit melalui transfusi darah. Sedangkan untuk kita, ini adalah “rambu peringatan” yang baik agar kita lebih perhatian terhadap kondisi kesehatan kita sendiri.

Setelah menginjak usia 18 tahun, cobalah untuk membiasakan diri mendonorkan darah setiap tiga bulan sekali. Tidak hanya akan memberikan perasaan yang senang karena dapat membantu sesama, namun bermanfaat positif bagi kesehatan tubuh kita sendiri.

Dan usia maksimal untuk melakukan kebiasaan baik ini adalah hingga berusia 60 tahun. Jadi jangan tunggu lama lagi, ayo… saatnya donor darah!


Pisang Pemicu Mood Lebih Baik

Pisang Pemicu Mood Lebih Baik
SEBAGAI buah pencuci mulut, pisang memang dinilai pas. Selain mampu membuat perut terasa kenyang, harganya pun tergolong murah. Maka itu, banyak pula rumah tangga atau perkantoran yang menyiapkan pisang sebagai buah pencuci mlut.

Namun, jangan remehkan buah tropis ini karena harganya yang murah. Sebab, sebenarnya pisang memiliki banyak khasiat kesehatan untuk Anda. Berikut di antaranya:

1. Kaya akan kalium alami
Dengan kandungan kaliumnya yang cukup besar, pisang mampu menjaga keseimbangan elektrolit dalam sel-sel tubuh. Lebih lanjut, kalium berkadar tinggi pada pisang juga mengurangi risiko stroke.

2. Rendah garam
Karena kandungan garamnya yang rendah, pisang juga baik bagi penderita tekanan darah tinggi.

3. Kaya akan vitamin dan mineral
Semakin besar ukuran pisang, maka kandungan vitamin A juga semakin banyak. Terlebih, vitamin A sangatlah penting dalam menjaga berbagai jaringan dan sel mata. Vitamin A juga penting untuk menjaga kesehatan kulit dan perkembangan tulang.

4. Kaya serat
Karena kaya akan serat, pisang merupakan buah yang tepat mengatasi konstipasi atau sembelit karena bisa dijadikan cara alternatif menggantikan obat pencahar.

5. Peningkat mood
Percaya tak percaya, memakan pisang bisa meningkatkan suasana hati kita menjadi lebih baik. Itu disebabkan kandungan dalam pisang mempu memicu hormon serotonin.

6. Obati luka
Untuk anak-anak yang terluka akibat jatuh dari sepeda atau karena tersandung, selain memberikan obat luar, berikan mereka pisang. Pisang mampu mengatasi luka dari dalam karena sifatnya yang mudah dicerna dan menetralkan keasaman. (Pri/OL-06)

5 Langkah Mudah untuk Jantung Sehat

SELAIN menjaga pilihan makanan, ada beberapa cara mudah untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan jantung. Holly Andersen, Direktur Edukasi pada Yayasan Jantung Ronald O Perelman di NewYork memberikan 5 langkah yang mudah diterapkan dalam menjaga kesehatan jantung, setidaknya sapanjang tahun ini.

Langkah 1: Ketahui angka
Pertama-tama, tak ada salahnya mengetahui berapa angka tekanan darah, kadar kolesterol, dan kadar trigliserida dalam tubuh Anda. Dengan begitu, Anda akan terpacu untuk mengubah beberapa kebiasaan dan mulai memerhatikan jantung.

Langkah 2: Mulailah berjalan
Olahraga adalah kunci untuk awet muda. Jalan kaki ringan selama 20-30 dalam beberapa hari dalam seminggu tentu tak terlalu memberatkan. Bila malas, coba ketahui ini, jalan ringan efektif mengurangi risiko terkena penyakit jantung hingga 50 persennya!

Langkah 3: Tertawa lepas
Tertawa merupakan obat yang paling manjur. Tertawa selama 15 menit setara dengan melakukan aerobik selama 30 menit dengan manfat yang sama bagi kardiovaskular Anda. Selain itu, diketahui pula bahwa tertawa menyehatkan fungsi pembuluh darah, meningkatkan hormon pada otak yang turut meningkatkan mood serta mengurangi rasa sakit dan cemas.

Langkah 4: Fokus pada pinggang, bukan berat badan
Lingkar pinggang merupakan patokan yang lebih pas untuk mengetahui keseluruhan kesehatan Anda ketimbang berat badan. Karena lemak pada pinggang bisa berpengaruh pada banyak hal seperti tekanan darah tinggi, kolasterol tinggi, dan risiko tinggi diabetes.

Langkah 5: Tidur malam yang nyenyak
Tidur sebenarnya merupakan salah satu aktivitas paling krusial dari rutinitas kita karena perannya yang penting bagi kesehatan. Adapun purang tidur akan meningkatkan tekanan darah, memicu stres, meningkatkan nafsu makan, dan memperlambat metabolisme tubuh. Jadi, mulailah menuju jantung sehat sejak sekarang!  (Pri/OL-06)

Bookmark and Share  

4 Alasan Orang Butuh Meditasi




Saat ini belum banyak orang yang mau melakukan meditasi, padahal kegiatan ini bisa memberikan manfaat bagi tubuh dan kesehatan. Ini dia 4 alasan seseorang harus melakukan meditasi.

Meditasi merupakan kegiatan yang memainkan peran pikiran, perasaan, tindakan dan sensasi tubuh secara obyektif serta sudah terbukti bisa meredakan nyeri. Hal ini karena nyeri tidak hanya peran dari sensor peraba, tapi juga emosional, pikiran dan perasaan yang berkecamuk sehingga menimbulkan ketidaknyamanan.

"Karena semua pikiran bergejolak maka akan menimbulkan sensasi yang tidak menyenangkan. Tapi kalau seseorang bermeditasi maka ia dapat fokus sehingga mengurangi penderitaan," ujar Jon Kabat Zinn, PhD, seorang profesor di University of Massachusetts, seperti dikutip dari Prevention.com, Senin (17/1/2011).

Berikut ini adalah 4 alasan yang membuat seseorang harus melakukan meditasi untuk meningkatkan kesehatannya yaitu:

1. Mengendalikan emosi makan
Sebuah studi baru-baru ini mengungkapkan meditasi bisa mengendalikan emosi seseorang untuk makan secara berlebihan sehingga kehilangan kontrol. Dengan meditasi, emosional makan seseorang berkurang sekitar 4 kali lipat per minggunya.

Teknik yang bisa dilakukan seperti meditasi kismis yang dirancang untuk mengganggu hubungan emosional dengan makanan. Pegang kismis (atau cemilan lainnya) dan periksa seolah-olah belum pernah melihatnya. Perhatikan bagaimana buah tersebut terasa di jari-jari, menghirup aromanya, masukkan kismis ke bibir dan perhatikan bagaimana air liur yang keluar, kunyah secara perlahan sambil dirasakan hingga akhirnya tertelan.

2. Meningkatkan semangat dan imunitas
Meditasi bisa mengurangi kecemasan sebesar 44 persen dan gejala depresi sebesar 34 persen yang secara bersamaan meningkatkan imunitas. Stres dan depresi yang berkurang akan berdampak pada peningkatan semangat.

Cara meditasi yang dilakukan bisa dengan berjalan perlahan-lahan secara bolak-balik atau melingkar di tempat yang tenang. Rentangkan pandangan ke depan dan fokus pada satu aspek. Lakukan hal ini selama 10 menit.

3. Mengurangi rasa sakit
Berdasarkan studi oleh University of Pittsburgh diketahui meditasi dapat membantu orang dewasa mengatasi rasa sakit kronis di pinggang. Dengan melakukan meditasi 4 hari seminggu seseorang bisa memperbaiki fungsi fisiknya, mengurangi rasa sakit yang diderita serta mengurangi asupan obat-obatan.

Cobalah berbaring dengan mata tertutup, lalu fokus pada setiap sensasi yang terasa mulai dari jari kaki kiri, pergelangan kaki, tulang kering, lutut dan paha, ulangi hal yang sama untuk kaki kanan. Selanjutnya pindah ke pinggang, punggung, dada, bahu, kedua lengan, leher, tenggorokan, wajah, bagian belakang kepala dan bagian atas kepala. Lakukan selama 10-20 menit sambil menarik napas secara teratur.

4. Memperkuat hubungan
Studi terbaru dari University of North Carolina-Chapel Hill menemukan bahwa teknik-teknik meditasi bisa meningkatkan hubungan pribadi dengan pasangan. Pasangan yang melakukan meditasi selama 8 minggu merasa jauh lebih puas dengan hubungannya dibanding sebelum meditasi, serta melaporkan berkurangnya kadar stres dalam hubungan. Cobalah melakukan meditasi dengan cara 'Say Hello' pada orang lain atau pasangan serta berusaha untuk meningkatkan keintiman.

(ver/ir)

sumber : detikHealth

Rokok Merusak Tubuh Dalam Hitungan Menit




Selama ini masyarakat mengira rokok merusak tubuh dalam jangka waktu panjang. Tapi peneliti mengungkapkan bahwa kerusakan genetik akibat rokok terjadi dalam hitungan menit setelah seseorang menghisap rokok.

Para ilmuwan menemukan bahwa bahan kimia penyebab kanker dalam tembakau terbentuk dengan cepat setelah seseorang menghisap rokok pertamanya. Hal ini menjadi gambaran peringatan keras bagi orang yang mulai tergoda untuk mencoba rokok.

Dr Stephen Hecht dari University of Minnesota yang memimpin studi ini mempelajari tingkat senyawa berbahaya yang dikenal sebagai polisiklik hidrokarbon aromatik (polycyclic aromatic hydrocarbons/PAH) pada 12 perokok.

PAH telah dipercaya sebagai salah satu penyebab utama kanker paru-paru. Dr Hecht dan rekan menuturkan senyawa PAH yang disebut dengan fenantrena dalam rokok cepat membentuk zat beracun dalam darah yang menyebabkan mutasi hingga memicu terjadinya kanker.

Bahkan para peneliti dibuat terkejut dengan hasil waktu yang dibutuhkan untuk menyebabkan kerusakan tersebut, hanya 15-30 menit setelah para perokok selesai menghisap rokoknya. Efek ini terbilang sangat cepat dan setara dengan menyuntikan zat tersebut langsung ke dalam aliran darah.

"Penelitian ini unik, karena untuk pertama kalinya berhasil menyelidiki metabolisme senyawa PAH khusus yang terhirup dari asap rokok tanpa ada campur tangan dari sumber PAH lainnya seperti polusi udara atau makanan," ujarnya, seperti dikutip dari Dailymail, Selasa (18/1/2011).

Dr Hecht menambahkan hasil yang dilaporkan dalam studi ini harus menjadi peringatan keras mengenai bahaya rokok terutama bagi orang-orang yang mulai mempertimbangkan untuk merokok. Studi ini dipublikasikan dalam Chemical Research in Toxicology dan menjadi salah satu dari 38 jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh American Chemical Society.

Hasil penelitian sebelumnya juga telah menemukan bahwa sebatang rokok sudah cukup memicu serangan jantung baik bagi perokok berat atau yang hanya sekali-kali saja. Selain itu nikotin yang terkandung di dalam rokok hanya membutuhkan perjalanan selama 7 detik dari paru-paru ke otak.

(ver/up)

sumber : detikHealth

Ditemukan, Bakteri Drakula Penikmat Darah Manusia


Ilmuwan Vanderbilt University berhasil menemukan bakteri yang menyukai darah manusia. Bakteri ini bernama Staphylococcus Aureus (Staph).

Staph memakan darah manusia. Bakteri ini membutuhkan besi yang tersembunyi dalam sel darah merah untuk tumbuh dan menyebabkan infeksi.

Para peneliti melaporkan bahwa Staph menikmati hemoglobin manusia (protein pembawa oksigen yang mengandung besi) lebih dari hemoglobin hewan.

Temuan ini membantu menjelaskan mengapa Staph cenderung menginfeksi orang dan menunjukkan bahwa variasi genetik hemoglobin membuat beberapa orang lebih rentan terhadap infeksi Staph.

Staph hidup di dalam hidung sekitar 30% manusia, kata profesor Mikrobiologi dan Imunologi Eric Skaar. Penelitian ini diterbitkan dalam Cell Host and Mikroba.[ito]

sumber : inilah

Prediksi Gempa Bumi dari Sinar Matahari


Hasilnya menunjukan tingkat akurasi hingga 80 persen.

Para ahli bersikukuh gempa bumi sulit diprediksi. Namun R Shanmugasundaram mencoba mematahkan anggapan itu. Ia mengembangkan metode sinar matahari untuk memprediksi datangnya gempa.
Caranya, dengan melihat jatuhnya sinar matahari pada titik bumi.

Matahari adalah bintang yang paling dekat dengan planet bumi. Jarak antara bumi dan matahari sekitar 94,5 juta mil pada Aphelion (1 Juli) dan 91,5 juta mil pada Perihelion (1 Januari). Jarak dari dua tanggal tersebut tidak terlalu jauh dari rata-rata jarak, yaitu 93 juta mil. Namun, jumlah radiasi yang diterima adalah 7 persen lebih besar pada Perihelion daripada Aphelion.

Teori Fisika dari planet Bumi menunjukkan bahwa bumi berputar pada porosnya sendiri dengan kemiringan 23,5 derajat dan melengkapi satu kali siklus dalam 24 jam. Sebagai tambahan, dalam perjalanan bumi mengelilingi matahari, dijaga kestabilannya dengan garis Axis (garis imajiner sekitar yang objek yang berputar), yang jarak sudutnya 66,5 derajat dari orbit. Akibatnya, sudut di mana sinar matahari jatuh di titik bumi juga berubah.

Ketika bumi berputar pada porosnya sendiri, dengan kemiringan 23,5 derajat, untuk alasan yang tidak diketahui, tingkat derajatnya akan mengalami kemiringan selama beberapa hari dan akan kembali normal. Hal ini memungkinkan lava untuk mendorong mantel bumi.

Dengan kata lain, kenaikan dari sudut kemiringan bumi secara otomatis mengaturnya dengan benar pada posisi semula. Kondisi ini mengaktifkan platetektonik dan lava cair untuk cenderung menusuk bagian lebih yang lemah pada piring bumi yang menyebabkan gempa bumi dan erupsi vulkanik. Hal ini tergantung pada kerak bumi di mana isinya akan cenderung keluar.

Jadi, variasi ini dapat dicatat setiap hari pada permukaan yang halus dan dibangun di arah Utara/Selatan. Yaitu, dengan menggunakan sinar matahari terus-menerus dan tergantung tempat bencana anomali ditentukan. Ini hanya salah satu metode yang terus-menerus dicatat untuk melihat deformasi kerak bumi sehingga gempa kecil maupun besar dapat diprediksi.

Seperti dikutip dari earthquake.itgo.com, metode ini telah diuji coba selama beberapa tahun terakhir secara berkesinambungan. Hasilnya menunjukan tingkat akurasi hingga 80 persen. (umi)

sumber : VIVAnews